1. Alergi
2. Berkandungan Merkuri
3. Menghambat Pertumbuhan Janin
4. Cacat Otak pada Bayi
5. Bersifat Racun
1. Kuku tumbuh rata-rata 3,5 milimeter per bulan
Menurut American Academy of Dermatology, kuku di jari tangan lebih cepat tumbuh yaiitu 3,5 mm per bulan, sedangkan kuku kaki yang hanya 1,6 milimiter per bulan.
Namun, ada beberapa hal yang dapat menyebabkan kukumu membutuhkan waktu lebih lama untuk tumbuh panjang, misalnya kurangnya vitamin dan penyakit tertentu. Jika kamu kehilangan kuku, dibutuhkan waktu sekitar 3-5 bulan agar kuku tersebut tumbuh kembali sepenuhnya.
2. Bintik putih pada kuku tidak menunjukkan kekurangan kalsium
Timbulnya bintik putih pada kuku kerap kali dikaitkan dengan pernyataan bahwa tubuhmu kekurangan asupan kalsium dan zinc. Padahal, adanya bintik putih tersebut timbul karena kuku mengalami trauma akibat benturan yang meninggalkan bekas lebam.
Bercak putih tersebut juga timbul akibat kerusakan saat menggunakan peralatan manicure atau saat membersihkan gel dan acrylic nail art.
3. Kuku tidak perlu bernafas Ada mitos beredar yang mengatakan bahwa kita perlu membiarkan kuku istirahat dari berbagai riasan kuku seperti nail art. Namun, sejatinya kuku sendiri terdiri dari sel mati yang tidak memiliki kemampuan untuk mendapatkan oksigen dari luar. Asupan oksigen yang dibutuhkan kuku telah didapatkan dari aliran darah. 4. Kuku terbentuk dari bahan yang sama dengan rambut
Baik kuku maupun rambut tercipta dari keratin, namun disatukan dengan cara yang berbeda. Dan itu berarti asupan makanan yang baik untuk rambutmu juga baik untuk kesehatan kuku. Mengkonsumsi protein dan minyak nabati baik untuk kesehatan rambut dan kuku yang lembab dan kuat.
5. Kuku lebih cepat tumbuh di musim panas ketimbang musim hujan atau musim dingin
Menurut American Academy of Dermatology, adanya perbedaan waktu yang terjadi sepanjang tahun (usia, gen, dan cuaca tentunya) dapat mempengaruhi kecepatan pertumbuhan kuku.
6. Stres dapat mempengaruhi pertumbuhan kuku
Untuk kamu yang ingin memiliki kuku sehat, coba hindari stres yang berlebihan. Dan pastikan mendapatkan waktu tidur yang cukup. Karena stres dan kelelahan dapat mengalihkan energi dan nutrisi tubuh untuk tumbuhnya kuku dan rambut yang sehat.
7. Kuku pria tumbuh lebih cepat ketimbang kuku wanita Pertumbuhan kuku pria lebih cepat daripada wanita. Tetapi menurut American Academy of Dermatology, hal tersebut tidak berlaku saat wanita sedang hamil. Hal ini juga terjadi pada orang yang berusia lebih muda, kuku mereka akan tumbuh lebih cepat ketimbang orang dewasa.
Sebuah penelitian pada 2015 dalam jurnal internasional Obesity menguak bahwa mengonsumsi sarapan tinggi protein pada pukul 6 sampai 9.45 pagi paling ampuh mencegah penumpukan lemak dan munculnya rasa lapar palsu seharian. Ahli gizi sekaligus juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics di Amerika Serikat, Jim White, juga menyetujui hal ini. Menurutnya, makan satu jam setelah bangun tidur adalah waktu terbaik. Jangan menunggu sampai jam 10 pagi baru sarapan.
Camilan pagi
Ngemil di pagi hari memang tidak wajib. Namun, kalau Anda terbiasa makan sangat pagi tapi jam makan siangnya masih lama, camilan sehat bisa jadi solusinya. Untuk memastikan camilan Anda tak akan jadi lemak yang menumpuk begitu saja, pastikan Anda ngemil 2-4 jam setelah sarapan. Itulah waktu yang dibutuhkan bagi sistem pencernaan untuk mengolah makanan Anda ketika sarapan. Dengan begitu, pada saat Anda makan camilan, tubuh memang sudah siap untuk memproses makanan yang masuk.
Makan siang
Menurut para peneliti dalam The American Journal of Clinical Nutrition, makan siang lebih cepat terbukti efektif dalam menurunkan berat badan dibandingkan dengan makan siang yang sudah kesorean. Berdasarkan studi lain dalam International Journal of Obesity, Anda bisa menurunkan berat badan 25% lebih banyak kalau makan sebelum pukul 3 sore.
Camilan siang
Seperti halnya camilan pagi Anda, ngemil di siang atau sore hari juga bisa membantu mengganjal perut supaya nantinya tidak makan kebanyakan. Kuncinya adalah ngemil di jam yang tepat, yaitu 2-4 jam setelah makan siang, serta memilih camilan yang sehat seperti buah-buahan atau kacang.