Begini pengaruh stres pada kehidupan pribadi Anda

Sudah berapa banyak kesalahan yang tidak sengaja Anda lakukan karena sedang stres? Melakukan berbagai kegiatan saat pikiran sedang kacau tentu bukanlah perkara mudah. Malah mungkin jadi lebih sulit untuk diselesaikan.

1. Susah fokus

Stres bisa dibilang sebagai cara tubuh untuk menanggapi adanya pikiran negatif, ancaman, maupun tekanan fisik dan psikologis. Tubuh yang sedang dilanda stres biasanya akan melakukan “pertahanan diri” sebagai bentuk perlindungan dari stres tersebut.
Itulah mengapa kalau Anda perhatikan, stres biasanya akan membuat Anda jadi susah fokus melakukan apa pun. Bahkan yang ada, pikiran Anda jadi gampang terganggu oleh lingkungan sekitar.
Menurut Heidi Hanna, PhD, seorang penulis buku Stressaholic: 5 Steps to Transform Your Relationship with Stress, bahwa stres akan membuat otak cenderung berpikir mengenai bagaimana caranya untuk keluar dari masalah ini. Akibatnya, respon rasa takut dan pengaruh stres ini mengambil alih semua energi otak guna melindungi diri.

2. Susah mengendalikan emosi

Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Proceedings of the National Academy of Sciences, menunjukkan bahwa tingkat stres yang ringan sekali pun bisa membuat emosi sulit dikendalikan.
Ya, hal tersebut memang benar adanya. Tampaknya sudah menjadi rahasia umum bahwa ketika Anda sedang stres, biasanya mudah sekali terbawa emosi sehingga sulit berpikir dengan jernih. Jangankan permasalahan yang besar, hal-hal kecil yang terlihat sepele saja bisa dengan mudah membuat Anda tersulut dan marah.

3. Susah melihat kebaikan orang lain

Seperti yang dipaparkan sebelumnya, stres adalah bentuk pertahanan diri dari situasi yang dianggap berbahaya oleh tubuh. Itu sebabnya, stres umumnya membuat Anda cenderung lebih memerhatikan hal-hal negatif dan justru mengabaikan hal positif.
Analoginya begini, Anda mungkin pernah merasakan betapa kesalnya Anda ketika berpapasan dengan pengendara motor di jalan yang tidak mau mengalah. Rasanya seperti ingin meluapkan seluruh emosi yang sekarang sedang Anda rasakan pada pengendara motor tersebut.
Namun di situasi lain, karena stres Anda telah memuncak, seorang satpam yang berusaha berbaik hati dengan melempar senyum dan sapaan selamat pagi saja tidak Anda gubris. Bahkan mungkin Anda marahi.
Memang, pengaruh stres kadang membuat seseorang terlalu fokus dalam menilai kesalahan orang lain dan jadi sulit mengambil hikmah yang sebenarnya tampak nyata di lingkungan sekitar.

4. Susah melindungi tubuh dari serangan penyakit

Stres terkadang membuat Anda jadi mudah lelah dan jatuh sakit. Ibaratnya, sudah jatuh tertimpa tangga pula. Belum bisa bangkit stres yang mengganggu produktivitas harian, tapi tubuh malah sakit dan sulit diajak kompromi.
Ini karena pengaruh stres yang tanpa sadar membuat daya tahan tubuh menurun yang seharusnya melawan sel-sel asing penyebab penyakit.
Aarti Gupta, PsyD, selaku direktur di klinik terapi TherapyNest di Amerika Serikat, menuturkan bahwa kebiasaan tidur larut malam, telat makan, serta merokok, merupakan beberapa hal yang biasanya semakin menjadi-jadi dilakukan ketika Anda sedang stres. Kesemua hal tersebut turun andil sebagai penyebab Anda jatuh sakit.

5. Susah tidur nyenyak

Normalnya, produksi hormon kortisol oleh tubuh meningkat di pagi hari dan menurun secara bertahap sampai malam hari. Penurunan hormon kortisol di malam hari akan membuat Anda mengantuk sehingga tidur dengan nyenyak.
Sebaliknya, stress justru dapat memicu peningkatan produksi hormon kortisol sekaligus membuat otak bekerja aktif melawan penyebab stres (stressor). Akhirnya, bukannya langsung tidur dengan pulas, Anda malah terjaga semalaman dan terus terbayang-bayang dengan masalah yang sedang Anda alami.
Tentunya, tidur tidak nyenyak di malam hari akan membuat Anda kurang tidur keesokan paginya. Secara tidak langsung, jadwal tidur pun jadi berantakan. Siklus ini terus berlanjut sampai Anda bisa mengelola stres tersebut dengan baik.

 

Apa dampak dari kebiasaan gonta-ganti pasangan seksual?

 
Memiliki lebih dari satu pasangan dapat berimbas pada kesehatan fisik maupun psikis Anda, misalnya:

1. Meningkatkan risiko HIV

Risiko penularan HIV lebih tinggi pada orang-orang yang yang berhubungan seksual dengan lebih dari dari satu pasangan. Semakin banyak pasangan yang Anda miliki, maka semakin besar kemungkinan salah satu di antaranya telah terinfeksi HIV dan tidak menyadarinya.
Untuk menurunkan angka infeksi HIV, CDC menyarankan agar setiap orang hanya berhubungan seksual dengan satu orang pasangan. Tindakan pencegahan juga dapat dilakukan saat Anda berhubungan seksual, yakni dengan menggunakan kondom serta melakukan aktivitas seksual yang memiliki risiko penularan lebih kecil dibandingkan seks anal atau vaginal.

2. Meningkatkan risiko infeksi menular seksual

Orang-orang yang sering gonta-ganti pasangan juga tidak luput dari risiko penularan infeksi menular seksual. CDC memperkirakan setidaknya 19 juta kasus baru infeksi menular seksual terjadi setiap tahun. Penyakit yang paling banyak muncul adalah gonorrhea, sifilis, dan infeksi jamur klamidia. Namun, yang paling umum di antaranya adalah infeksi human papillomavirus (HPV).
Infeksi menular seksual tidak boleh dianggap sebelah mata karena penyakit ini dapat menyebar ke bagian tubuh lain. Infeksi HPV bahkan diketahui berhubungan erat dengan kanker serviks, mulut, dan kerongkongan. Parahnya lagi, kebanyakan orang yang telah terinfeksi HPV biasanya tidak menyadarinya hingga gejala penyakit muncul.

3. Memicu perilaku berisiko

Sebuah penelitian jangka-panjang dilakukan untuk mengetahui hubungan antara kesehatan psikologis, jumlah pasangan, kecenderungan melakukan perilaku berisiko, dan penyalahgunaan zat adiktif.
Hasilnya, orang yang sering gonta-ganti pasangan diketahui cenderung lebih mudah ketergantungan terhadap zat adiktif. Risikonya pun turut meningkat seiring bertambahnya jumlah pasangan seksual.
Jumlah pasangan seksual memang tidak secara langsung memicu perilaku berisiko, tapi keduanya saling berkaitan. Tipe hubungan seperti ini berpotensi menimbulkan rasa tidak puas pada orang yang menjalaninya.
Akhirnya, mereka melakukan perilaku berisiko seperti mengonsumsi alkohol dan obat-obatan untuk mengalihkan diri. Selain itu, jika promiskuitas dikombinasi dengan perilaku berisiko lainnya seperti merokok, minum alkohol, penggunaan obat terlarang, kurang tidur dan pola makan yang buruk, maka dapat meningkatkan risiko beberapa penyakit kronis, salah satunya penyakit jantung.

4. Memicu depresi dan kekerasan dalam hubungan

Kecenderungan untuk gonta-ganti pasangan berpotensi membuat Anda melakukan hal-hal yang lebih berisiko dan berbahaya. Siklus ini akan terus berjalan dan mengakibatkan rasa rendah diri, ketidakharmonisan dalam hubungan, bahkan depresi. Memiliki lebih dari satu pasangan juga akan membuat Anda kesulitan mempertahankan hubungan yang Anda jalani.
Sejumlah penelitian turut sepakat bahwa orang-orang yang menjalani hubungan jangka panjang yang sehat dengan satu pasangan bisa menikmati hubungannya dengan lebih baik. Risiko kekerasan dalam hubungan pun lebih kecil dibandingkan orang-orang yang menjalani hal sebaliknya.
Apa pun alasannya, kebiasaan gonta-ganti pasangan adalah perilaku berisiko yang perlu dihindari. Perilaku ini tidak hanya merugikan secara emosional, tapi juga berpotensi menimbulkan sejumlah masalah kesehatan yang berbahaya. Jika Anda pernah terlibat situasi yang memungkinkan Anda untuk memiliki lebih dari satu pasangan, yuk, jadilah lebih bijak dengan tetap setia pada satu orang pasangan saja.

 

FAKTA TENTANG MANDI DI MALAM HARI.

Mandi pada malam hari dapat menyebabkan masuk angin

Mandi pada malam hari memang dapat menyebabkan masuk angin, dengan catatan mandi pada malam hari bukan satu-satunya faktor utama yang menyebabkan masuk angin. Biasanya saat seseorang pulang kerja pada malam hari, mereka akan langsung mandi tanpa memperhatikan suhu tubuh mereka sendiri
Perlu diingat tidak dianjurkan mandi jika suhu tubuh sedang dalam keadaan panas. Perbedaan yang kontras antara air dingin dan suhu tubuh setelah beraktivitas dapat menjadi pemicu ketidakseimbangan metabolisme dalam tubuh yang dapat menyebabkan seseorang sakit (masuk angin).

Mandi malam hari dapat membuat badan rileks

Mandi di malam hari membuat badan menjadi segar kembali karena aktivitas yang dilakukan seharian penuh dapat membuat tubuh lemas.lepek dan penat. Dengan mandi air dingin pada malam hari dapat membuat tubuh segar kembali.
Mandi di malam hari sesaat sebelum tidur juga dipercaya bisa membuat tidur lebih cepat dan membantu bangun lebih pagi. 
Memang untuk sebagian orang tidak tahan dengan dinginnya air pada malam hari, oleh karena itu, bisa saja Anda menggunakan air hangat untuk mandi pada malam hari dan merasakan kesegaran yang sama.

Mandi malam hari dapat meningkatkan gairah seksual

Hal ini masih berhubungan dengan poin sebelumnya yang membuat badan menjadi segar kembali setelah mandi pada malam hari. Selain itu mandi pada malam hari dapat merangsang produksi seks hormone yang otomatis membangkitkan gairah seksual.
Tidak hanya itu, bagi Anda yang memiliki pasangan, tentu saja mandi malam akan membuat tubuh Anda menjadi lebih segar dan wangi, sehingga membuat Anda menjadi lebih percaya diri.

Mandi malam hari tidak baik untuk Bayi

Untuk orang dewasa, walaupun dengan mitos-mitos yang beredar di kalangan masyarakat, mandi malam hari relatif aman untuk dilakukan. Namun lain halnya dengan bayi
Bayi memiliki system pengaturan suhu tubuh yang belum sempurna, oleh karena itu, jika bayi dimandikan malam-malam dengan suhu air yang dingin, bisa-bisa suhu tubuh bayi turun secara mendadak dan hal ini bisa menimbulkan suatu kegawatan.
Jika bayi Anda harus mandi pada malam hari, usahakan mandi menggunakan air hangat dan jangan terlalu lama kontak dengan air, setelah mandi juga harus cepat-cepat dikeringkan dipakaikan pakaian agar tidak kedinginan.
Dengan keyakinan-keyakinan dan mitos yang beredar di masyarakat, penting untuk Anda mencari tahu kebenaran akan informasi atau mitos tersebut. 
Mungkin nasihat orang tua bertujuan baik, namun jika informasi tersebut kurang benar, tidak ada salahnya jika kita memberitahu mereka informasi yang benar dengan cara yang baik pula.

 

Cara Mengatasi Gigigitan Tungau

Sarcoptes scabiei
Spesies tungau ini menggigit dan menggali terowongan di bawah kulit dan menimbulkan skabies (scabies) atau kudis. Gejala gigitan tungau jenis ini berupa rasa gatal pada kulit, khususnya pada bagian lipatan kulit, seperti ketiak, sela-sela jari, pinggang, siku, pergelangan tangan, telapak kaki, payudara, lutut, tulang belikat, leher, telapak tangan, bokong, bahkan di sekitar area kelamin.
Rasa gatal akibat kudis cenderung semakin parah pada malam hari. Gigitan tungau ini juga bisa membuat kulit melepuh kemerahan dan berair. Hindari menggaruk kulit yang iritasi, karena skabies yang sudah parah bisa berkembang menjadi infeksi bakteri sekunder, seperti impetigo.
Untuk mengobatinya dengan benar, Anda memerlukan penanganan oleh dokter, baik berupa penggunaan obat oles seperti krim dan losion pembasmi tungau, atau obat oral dengan resep dokter untuk mengendalikan gatal dan bengkak pada kulit. Obat yang umumnya diresepkan dokter untuk mengobati skabies adalah krim permethrin, losion lindane, dan krim crotamiton. Karena penyakit ini sangat mudah menular, orang yang tinggal serumah atau pernah kontak fisik dengan pasien skabies juga perlu mendapat pengobatan.
Setelah terdiagnosis skabies dan mendapat pengobatan dari dokter, pastikan Anda menggunakan obat tersebut dengan cara yang benar sesuai petunjuk dokter. Untuk mencegah gigitan tungau berulang, disarankan juga untuk mencuci serta merendam pakaian, sprei, dan handuk dengan air panas mendidih, kemudian dijemur di bawah sinar matahari untuk memastikan bahwa seluruh tungau telah mati.
Tungau Debu
Tungau rumahan ini merupakan hewan arthropoda (buku-buku) berukuran sangat kecil dan hanya bisa dilihat dengan mikroskop. Umumnya, tungau debu hidup dan berkembang biak di lingkungan yang hangat dan lembap, seperti di kasur atau tempat tidur, dan perabot seperti karpet, tirai, dan sofa. Makhluk kecil ini memakan serpihan kulit yang dilepaskan manusia dan hewan peliharaan.
Tungau debu merupakan alergen (zat pemicu alergi) bagi banyak orang. Gigitan tungau debu dan bahkan tungau debu yang sudah mati sekalipun bisa menyebabkan reaksi alergi. Tungau ini juga bisa memicu asma pada penderita asma, dan menimbulkan gejala sesak napas, nyeri dada, batuk, dan napas berbunyi atau mengi.
Pengobatan untuk gigitan tungau debu adalah dengan mengobati gejala alergi yang ditimbulkan dan menghindari paparan tungau ini. Obat yang bisa digunakan yaitu antihistamin, kortikosteroid, antagonis reseptor leukotrien, cromolyn sodium, dan dekongestan. Obat tersebut tersedia dalam bentuk obat minum dan obat semprot/tetes hidung. Suntikan imunoterapi alergi subkutan (SCIT) juga bisa mengatasi gejalanya. Pastikan Anda berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan pengobatan yang benar.
Tungau debu memang tidak sepenuhnya bisa dihilangkan, namun Anda bisa melakukan langkah-langkah untuk mengurangi populasinya di rumah. Berikut tipsnya:
  • Gunakan air conditioner atau AC.
  • Lapisi atau bungkus alas tidur serta bantal guling dengan alas yang dapat menahan debu.
  • Cuci sprei, sarung bantal guling, dan selimut dengan air panas, seminggu sekali.
  • Gunakan lap basah ketika membersihkan debu atau perabot rumah tangga. Dan pastikan Anda mengenakan masker ketika membersihkan rumah dan perabot rumah lainnya.
Demodex
Demodex adalah jenis tungau yang kerap ditemukan di folikel rambut, pada kulit wajah, dahi, sisi hidung, kelopak mata, lubang telinga bagian luar, dan bulu mata. Gigitan tungau Demodexbisa menimbulkan iritasi, kemerahan, gatal, kulit terasa panas dan perih, kulit menjadi sensitif, eksim, folikulitis, dan pigmentasi pada kulit.
Ada beberapa metode pengobatan untuk mengatasi gigitan tungau jenis ini, baik dengan perawatan rumahan, maupun obat oles dengan atau tanpa resep dokter. Perawatan rumahan untuk mengatasi gigitan tungau Demodex antara lain:
  • Gunakan sampo lembut atau sampo bayi untuk mencuci rambut dan membersihkan bulu mata.
  • Anda juga bisa mengoleskan tea tree oil untuk membasmi sisa telur tungau.
  • Bersihkan wajah sehari dua kali dengan pembersih wajah.
  • Hindari penggunaan pembersih berbahan dasar minyak dan produk riasan wajah yang berminyak.
  • Lakukan perawatan kulit wajah secara berkala untuk mengangkat sel kulit mati.
Penggunaan obat oles bentuk krim atau losion, yang biasanya disarankan oleh dokter, yaitu:
  • Larutan benzil benzoat
  • Krim permethrin
  • Salep belerang
  • Krim crotamiton
  • Selenium sulfida
  • Krim asam salisilat
Menjaga kebersihan rumah dan tempat tidur adalah salah satu faktor penting untuk mencegah gigitan tungau. Jika iritasi akibat gigitan tungau semakin parah dan tidak sembuh setelah beberapa minggu, Anda disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan lanjutan dan diberikan penanganan yang sesuai.

 

MANFAAT GULA UNTUK TUBUH…..

 
 
 
 
Karbohidrat sederhana ini terbuat dari sari tumbuhan, seperti tebu, nira, aren, dan kelapa. Selain rasanya enak, gula ternyata menyimpan banyak manfaat tak terduga bagi tubuh. Berikut ini 7 manfaat gula bagi tubuh.
 
 
 
1. Meredakan nyeri haid
Ternyata kandungan gula bermanfaat meredakan nyeri dan kram haid yang kerap membuat wanita tidak nyaman. Gula juga dapat memperbaiki mood dan meredakan rasa pegal-pegal ketika haid.
Cobalah secangkir teh hangat beraroma peppermint dengan sedikit tambahan gula batu yang tidak mengandung lemak dan kolesterol.
2. Menghaluskan kulit wajah dan bibir
Scrub wajah di rumah habis? Coba deh membuat scrub sendiri menggunakan gula pasir dan madu murni. Oles pada permukaan kulit wajah dan bibir lalu pijat perlahan dengan gerakan memutar. Diamkan hingga 15 menit lalu bilas dan keringkan. Gula pasir dapat mengangkat sel-sel kulit mati sehingga membuat kulit terasa lebih halus dan lembut.
3. Meningkatkan energi dengan cepat
Gula yang masuk ke dalam tubuh akan diubah menjadi glukosa yang menghasilkan energi dengan cepat. Oleh karena itu, gula baik dikonsumsi saat tubuh lemas dan kelelahan, misalnya setelah berolahraga, saat bangun tidur, saat dehidrasi, dan sebagainya.
4. Meredakan stres
Tak heran saat kita dilanda stres, cokelat dan es krim menjadi obat yang mujarab. Ternyata gula memang mengandung hormon dopamine yang dapat menimbulkan rasa bahagia dan meredakan stres.
5. Meningkatkan tekanan darah
Saat seseorang menderita tekanan darah rendah, kepala sering terasa ringan dan pusing, bahkan tubuhnya bisa sangat lemas, limbung lalu jatuh pingsan. Hal ini disebabkan oleh kurang lancarnya aliran darah dan oksigen ke otak. Kondisi seperti ini salah satunya dapat diatasi dengan mengonsumsi gula yang berguna sebagai sumber energi.
6. Meningkatkan fungsi otak
Saat sulit berkonsentrasi dalam mengerjakan suatu hal, itu tandanya tubuh Anda butuh gula. Dengan cepat gula akan meningkatkan fungsi otak sehingga bisa bekerja lebih baik.
Namun pastikan Anda tidak terlalu banyak mengonsumsi gula karena berakibat buruk bagi kesehatan, seperti obesitas dan diabetes. Untuk orang dewasa, takaran harian gula pasir yang diperbolehkan maksimal 50gram atau sekitar lima sendok makan.
7. Menyembuhkan luka
Ternyata menaburkan gula di atas luka sudah dilakukan sejak 1700 SM oleh para tabib di Mesir. Gula mengandung antibakteri yang dapat menghambat pertumbuhan mikroorganisme serta mengurangi pembengkakan. Selain itu gula dapat merangsang jaringan kulit untuk beregenerasi.

 

MANFAAT KAOS KAKI… BANYAK SEKALI LHO, YUK DISIMAK

Manfaat tidur pakai kaus kaki

Kaus kaki biasanya digunakan sebagai alas ketika menggunakan sepatu atau ketika berada dalam rumah. Nah, kaus kaki juga sering digunakan orang-orang selama tidur sebagai salah satu cara untuk menghangatkan tubuh. Secara sederhana, menggunakan kaus kaki memang membuat kaki hangat. Namun, adakah manfaat lainnya? Berikut adalah lima manfaat tidur pakai kaus kaki.

1. Membantu mengatur suhu tubuh inti

Kamar yang terlalu dingin bisa bikin tidur tidak nyenyak. Anda menjadi lebih banyak bergerak, baik untuk membetulkan kembali selimut atau bolak-balik untuk buang air kecil. Selain itu, udara dingin menyebabkan penyempitan pembuluh darah sehingga sirkulasi darah menjadi lebih sempit.
Cara termudah dan paling aman menjaga kehangatan kaki saat tidur adalah dengan menggunakan kaus kaki. Tubuh Anda pun akan terasa lebih hangat. Rasa hangat yang dihasilkan bisa memicu respon vasodilatasi, yaitu pembuluh darah yang tadinya menyempit akan melebar.

2. Membantu tidur lebih cepat

Suhu tubuh akan terus meningkat secara bertahap dari pagi hari dan akan memuncak pada siang hari saat Anda menjadi lebih terjaga dan waspada. Kemudian, suhu tubuh akan mulai menurun menjelang malam. Suhu ini memengaruhi jam biologis tubuh yang mengendalikan waktu tidur sehingga membuat seseorang merasa mengantuk dan lebih cepat tidur. Jadi, saat seseorang mulai tertidur, suhu tubuh akan menurun sebanyak satu hingga dua derajat Celsius.
sebuah organisasi Nation Sleep Foundation menguak bahwa menghangatkan kaki sebelum tidur membantu memberi otak Anda bahwa sekarang sudah waktunya tidur. Jadi, orang yang susah tidur bisa menggunakan kaus kaki selama tidur untuk membantu tubuh mengatur suhu sehingga lebih cepat tidur.

3. Mencegah hot flashes

Hot flashes atau wajah memerah banyak terjadi pada wanita yang mengalami menopause. Ini terjadi karena fluktuasi hormon (naik dan turunnya kadar hormon) yang memengaruhi suhu tubuh. Gejalanya meliputi sensasi hangat menyebar ke seluruh tubuh, berkeringat, denyut jantung meningkat, dan wajah memerah. Menggunakan kaus kaki selama tidur mampu menstabilkan suhu tubuh inti, termasuk mencegah hot flashes terjadi.

4. Seks menjadi lebih baik

Dalam berhubungan seksual, tidak semua pasangan merasakan orgasme. Orgasme adalah titik puncak saat berhubungan seksual yang menimbulkan sensasi kenikmatan. Sebuah studi yang diterbitkan pada BBC tahun 2005 menemukan bahwa pasangan yang mengenakan kaus kaki di tempat tidur lebih mungkin untuk orgasme saat berhubungan seks.

5. Mengurangi gejala serangan Raynaud

Raynaud adalah suatu kondisi yang memengaruhi pembuluh darah di kulit saat kedinginan atau stres. Selama serangan, aliran darah ke tangan atau kaki menjadi berkurang sehingga mati rasa dan kulit berubah warna menjadi biru atau putih. Karena pemicu terjadinya serangan adalah udara dingin, pakai kaus kaki selama tidur membantu mengurangi gejala.
Pilih kaus kaki yang terbuat dari serat lembut alami seperti wol merino atau kasmir adalah yang paling bagus untuk menjaga kehangatan. Pastikan ukurannya tidak terlalu sempit yang akan menghambat sirkulasi pada kaki. Bersihkan kaki Anda terlebih dahulu dan oleskan pelembap sambil memijat lembut kaki sebelum menggunakan kaus kaki.
Namun, bila kaki Anda terasa sangat panas, jangan paksakan untuk terus menggunakan kaus kaki. Anda bisa melepaskannya dan menutupi kaki Anda dengan selimut.

 

FAKTA TENTANG KEBIASAAN MENGIGIT KUKU

Tips untuk Menghentikan Kebiasaan Menggigit Kuku

1. Cari tahu penyebabnya

Sebelum mulai membatasi kebiasaan Anda menggigit kuku, sebaiknya cari tahu dulu apa yang menjadi penyebab Anda melakukan hal ini.
=faktor umum yang menyebabkan seseorang menggigit kuku yakni sedang tidak ingin memikirkan sesuatu secara berlebihan, merenungkan suatu masalah, atau kebiasaan seperti seolah-olah sedang mengunyah sesuatu.
Coba ingat-ingat lagi kapan Anda akan mulai menggigit-gigit kuku, apakah saat sedang stres kantor, selagi menonton tv, atau ketika saat merasa cemas. Nah, setelah mengetahui penyebabnya, maka Anda harus mengurangi kebiasaan mengigit kuku yang muncul saat berada di situasi tersebut. Tentu saja dengan perlahan-lahan.

2. Minta bantuan orang terdekat untuk melarang

Jika ingin berubah untuk lebih baik, Anda bisa memulainya dengan melakukan kesadaran dan komitmen serius untuk berhenti. Salah satu caranya dengan meminta orang terdekat seperti teman dan keluarga untuk melarang Anda saat mulai terlihat ingin menggigit kuku.
Penelitian menunjukkan bahwa bekerja sama dengan orang terdekat untuk mencapai tujuan yang baik, bisa meningkatkan peluang Anda untuk berhasil sebesar 95 persen. Selain itu, Anda bisa mencari teman yang memiliki kebiasaan yang sama dan ingin berhenti sehingga bisa saling membuat janji untuk mengurangi kebiasaan ini.

3. Cari tahu kotoran yang ada di balik kuku

orang yang menggigit kuku biasanya tidak membersihkan tangan sebelum memasukkannya ke dalam mulut sehingga hal ini memudahkan kuman penyakit masuk ke dalam tubuh.
Penting untuk Anda ketahui sebelum melakukan kebiasaan ini, yakni terdapat banyak kuman penyebab penyakit yang tersimpan di bawah kuku. Pasalnya, tangan sering kali digunakan untuk memegang dan melakukan banyak hal, Jadi tidak menutup kemungkinan akan ada banyak bakteri, virus, dan jamur yang tersimpan di dalam kuku Anda.
Maka itu, diharapkan dengan mengetahui hal buruk yang tersimpan di dalam kuku, secara perlahan kebiasaan Anda menggigit kuku akan berhenti.

4. Pastikan kuku selalu dalam keadaan pendek

Biasanya, kebiasaan ini terjadi saat kuku jari tangan Anda dalam keadaan panjang sehingga mudah untuk digigit. Oleh sebab itu, usahakan untuk selalu memotong pendek kuku jari tangan sehingga Anda akan mengalami kesulitan untuk menggigitnya.

5. Lakukan manicure kuku

Orang yang melakukan manicure biasanya akan lebih merawat dan menjaga kuku-kukunya. Jika Anda sedang mencoba untuk menghentikan kebiasaan menggigit kuku, maka melakukan manicure merupakan salah satu cara yang bisa Anda coba.
Faktor waktu, dana, dan usaha yang dikorbankan saat melakukan manicure kuku bisa mencegah Anda dari keinginan untuk menggigit kuku.

6. Gunakan cat kuku

Setelah melakukan manicure, ada sebagian wanita yang mempercantik kuku mereka dengan menggunakan cat kuku berwarna. Penggunaan cat kuku akan membuat rasa kuku menjadi tidak enak bahkan cenderung pahit saat digigit.

7. Fokus pada salah satu jari

jika menghentikan kebiasaan menggigit kuku dirasa sulit bila diterapkan langsung pada semua kuku jari tangan, maka disarankan untuk menghentikan kebiasaan ini dengan cara perlahan, dari satu jari ke jari yang lain.
Setelah Anda berhasil menghentikan kebiasaan ini pada satu kuku dan bertahan dalam waktu yang cukup lama, lanjutkan ke kuku jari tangan berikutnya. Lakukan hal ini dengan teratur hingga perlahan Anda bisa meninggalkan kebiasaan menggigit semua kuku.

8. Selalu sediakan gunting kuku

Kuku yang mudah digigit adalah kuku dengan ukuran yang sedang, tak terlalu panjang atau pendek. Maka itu, salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mencegah hal ini adalah dengan selalu membawa gunting kuku ke mana pun Anda pergi dan simpan di tempat yang mudah ditemukan.
Sebab, Anda sering tidak menyadari kapan kuku mulai panjang. Sebelum muncul keinginan secara tidak sadar untuk menggigitnya, Anda bisa memotong bagian-bagian kuku yang sudah terlihat mulai panjang.

9. Pertahankan untuk tidak lagi menggigit kuku

Terakhir setelah Anda melakukan semua usaha untuk menghentikan kebiasaan ini, pertahankan untuk terus melakukannya hingga Anda lupa pernah memiliki kebiasaan menggigit kuku.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa belum ada waktu pasti yang dibutuhkan untuk menghentikan sebuah kebiasaan hingga menghasilkan perkembangan positif. Kuncinya, hanyalah terus membiasakan diri hingga lama kelamaan Anda akan terbiasa dengan perilaku yang baru.

 

FAKTA FAKTA TENTANG TAI LALAT

 

 

 

 
 
 

1. Tahi Lalat di Ujung Mata Kanan/Kiri

Dapat Dipercaya tapi Pendiam



2. Tahi Lalat di Pangkal Hidung

Pandai dan Baik Hati



3. Tahi Lalat di Alis Kanan

Suka Menolong



4. Tahi Lalat di Alis Kiri

Dicintai Banyak Orang



5. Tahi Lalat di Hidung

Banyak Rezeki



6. Tahi Lalat di Hidung Bawah

Pandai Bicara, Banyak rezeki



7. Tahi Lalat di Bibir Atas

Cerdas, Banyak Rezeki



8. Tahi Lalat di Bibir Bawah

Baik Hati



9. Tahi Lalat di Pipi Kanan/Kiri

Dermawan



10. Tahi Lalat di Pipi Tengah

Disukai



11. Tahi Lalat di Ujung Mulut

Pandai Bicara



12. Tahi lalat di Dagu

Pandai Bicara dan Jujur



13. Tahi Lalat di Telinga Kanan

Keras dan Gampang Emosi



14. Tahi Lalat di Telinga Kiri

Pintar dan Jujur



15. Tahi Lalat di Leher Bagian Depan

Bijaksana



16. Tahi Lalat di Leher Bagian Belakang

Kecil Hati, mudah Putus asa



17. Tahi Lalat di Bahu Kanan

Pendiriannya Teguh



18. Tahi Lalat di Bahu Kiri

Pikirannya Selalu Ruwet



19. Tahi Lalat di Buah Dada Kanan/Kiri

Nafsunya Besar



20. Tahi Lalat di Antara Buah Dada

Baik Hati



21. Tahi Lalat di Punggung

Dapat di Percaya



22. Tahi Lalat di tengah Perut (sekitar Pusar)

Dapat di Percaya



23. Tahi Lalat di Pinggang

Jujur dan Tabah



24. Tahi Lalat di Pantat

Sering Menderita



25. Tahi Lalat di Pangkal Paha

Tangkas dan Banyak Rezeki



26. Tahi Lalat di Daerah Kemaluan

Nafsu Besar



27. Tahi Lalat di Lutut Depan

Kuat Berjalan



28. Tahi Lalat di Lutut Sebelah Dalam (Lipatan/belakang lutut)

Hatinya Tidak Tetap



29. Tahi Lalat di Betis

Dapat di Percaya



30. Tahi Lalat di Tulang Kaki Kanan (Tulang Kering)

Pemboros



31. Tahi Lalat di Tulang Kaki Kiri

Pemberani



32. Tahi Lalat di Pergelangan Kaki

Kuat Berjalan



33. Tahi Lalat di Tumit

Tidak dapat di Percaya



34. Tahi Lalat di Jari-Jari Kaki

Suka Bekerja



35. Tahi Lalat di Lengan Kanan/Kiri

Suka Bekerja



36. Tahi Lalat di Telapak Kaki

Baik Hati



37. Tahi Lalat di Telapak Tangan Kanan

Pandai Menyimpan Harta



38. Tahi Lalat di Telapak Tangan Kiri

Pemboros



39. Tahi Lalat di Telapak Belakang

Kuat Kaya



40. Tahi Lalat di Ujung Siku

Baik Hati



41. Tahi lalat di Siku Bagian dalam

Selalu Tabah



42. Tahi Lalat di jari-jari Tangan

Banyak Rezeki



43. Tahi Lalat di Pergelangan Tangan

Pemboros

44. Tahi Lalat di Ubun – Ubun

Tamak akan harta benda, Jahat, dan Jahil



45. Tahi Lalat di Unyeng – Unyeng (Puser di kepala)

Pendiam tapi Banyak Akal dan Cerdas



46. Tahi Lalat di Kepala Bagian Belakang

Dapat di Percaya, Pemberani, dan Sabar



47. Tahi Lalat di Kepala Sebelah Kiri

Wataknya Buruk



48. Tahi Lalat di Dahi Kanan atau Kiri

Kepribadiannya Jelek



49. Tahi Lalat di Tengah- Tengah Dahi (Jidat)

Pandai dan Baik Hati



50. Tahi Lalat di Pelipis Kanan/Kiri

Banyak Rezeki



51. Tahi Lalat di Kelopak Mata Atas Kanan/Kiri

Pandai Membawa Diri



52. Tahi Lalat di Kelopak Mata Bawah Kanan/Kiri

Sering Menderita



53. Tahi Lalat di Kepala Sebelah KananBanyak Rezeki

Bagaimana short sleeper syndrome dapat terjadi?

Perubahan waktu tidur kemungkinan terjadi pada saat masa anak-anak atau remaja, dan berlanjut hingga dewasa.  Di samping faktor tersebut, suatu penelitian menunjukkan sebagian orang mengalami mutasi gen yang menyebabkan mereka dapat berpikir dan beraktivitas dengan normal walaupun memiliki waktu tidur malam hari yang lebih singkat. Kondisi ini dapat diturunkan, sehingga individu yang mengalami SSS kemungkinan memiliki anggota keluarga dengan pola tidur yang sama.
Saat tertidur tubuh, mengalami berbagai proses perbaikan sel termasuk sel otak, dan proses ini memiliki waktu yang bervariasi. Kondisi mutasi gen penyebab SSS dapat memicu perbaikan sel saat tertidur menjadi cenderung lebih singkat.

Short sleeper syndrome bukan gangguan tidur

Gangguan tidur disebabkan oleh berbagai gaya hidup tidak sehat dan buruknya penanganan stress. Selain itu, gangguan tidur memiliki pola tersendiri seperti siklus, sehingga terus terjadi secara berulang dan menyebabkan seseorang mengalami dampak kesehatan dan kondisi fisik. Individu dengan SSS tidak mengalami hal tersebut, karena mereka memiliki jam biologis tersendiri akibat dari kondisi mutasi gen.
Menurut ahli neurologi klinis dari University of Utah, Dr. Christopher Jones (sebagaimana yang dilansir oleh dreams.co.uk), “Individu dengan SSS memiliki mood yang lebih semangat dan bentuk tubuh yang lebih kurus, sedangkan individu yang mengalami kekurangan waktu tidur akibat gangguan tidur lebih cenderung mengalami kegemukan.” Ia juga menambahkan, individu dengan SSS cenderung lebih tahan terhadap rasa nyeri dan tekanan psikologis.

Apakah short sleeper syndrome aman bagi kesehatan?

Pada individu sehat, kondisi SSS tidak menyebabkan masalah kesehatan karena mereka beraktivitas sesuai dengan jam biologisnya masing-masing. Tidur sebentar saja sudah dapat memenuhi waktu untuk regenerasi sel sehingga waktu tidur menjadi lebih efisien dan tetap berkualitas.  Namun perlu diingat, kondisi SSS tidak dialami oleh semua orang. Penuhilah kebutuhan waktu tidur normal jika Anda merasa lemas dan mengalami berbagai gejala kekurangan waktu tidur saat tertidur kurang dari enam jam.

Hal yang perlu diperhatikan jika durasi tidur Anda terlalu pendek

Selain kondisi genetik yang menyebabkan tidur terlalu singkat, waktu tidur seseorang dapat bervariasi bergantung pola konsumsi, tingkat aktivitas, dan kondisi kejiwaan. Beberapa orang bahkan membutuhkan waktu tidur hingga 11 atau 12 jam untuk merasakan kesegaran tubuh yang optimal. Selain itu, tanpa disadari perubahan waktu tidur juga dapat membuat Anda terbiasa tertidur terlalu singkat maupun terlalu lama.
Kondisi SSS tidak dialami oleh semua orang karena kondisi ini cenderung langka jika dibandingkan dengan gangguan tidur. Dokter membedakan SSS dan gangguan tidur dengan cara menanyakan pola aktivitas. Beberapa orang juga cenderung tahan rasa mengantuk saat siang hari dengan waktu tidur yang singkat, namun hal ini tetap berbahaya bagi kesehatan.
Waktu tidur yang terlalu singkat dapat dipicu oleh beberapa kondisi di antaranya:
  • Perubahan waktu kerja (shift)
  • Tekanan kejiwaan
  • Mengalami penyakit kronis
  • Kebiasaan mengonsumsi kafein
  • Konsumsi alkohol atau merokok berlebih
  • Konsumsi obat yang mengandung simultan seperti kokain dan amfetamin
Jika Anda memiliki karakteristik yang sama seperti di atas dan/atau mengalami gangguan tidur, itu artinya Anda tidak mengalami SSS dan mungkin memerlukan perbaikan pola tidur.

 

TINGGI BADAN ORANG EROPA? KENAPA MEREKA LEBIH TINGGI



Orang Eropa dan Amerika pada umumnya bertubuh tinggi besar, sedangkan orang Indonesia dan Asia pada umumnya bertubuh lebih kecil. Apakah ras Kaukasia (ras kulit putih) memang ditakdirkan bertubuh besar? Jawabannya, mungkin tidak.

Kalau Anda pergi ke museum-museum di Eropa yang memamerkan baju orang Eropa di abad ke-19, Anda mungkin terkejut bahwa pada umumnya baju itu kecil-kecil, seukuran orang Indonesia saat ini. Dari penelitian terkini yang dilakukan oleh Timothy J. Hatton, Profesor Ekonomi dari Universitas Essex, ternyata memang tinggi rata-rata orang Eropa telah naik 11 cm dalam satu abad terakhir. Dari hasil penelitiannya di 15 negara Eropa, pria Eropa pada 1870 bertinggi rata-rata 167 cm, namun pada 1980 tinggi rata-rata mereka adalah 178 cm. Pria Belanda adalah para raksasa, dengan tinggi rata-rata saat ini 183 cm sedangkan pria Portugis yang terpendek di Eropa dengan rata-rata 173 cm. Penelitian tinggi badan hanya dilakukan pada pria karena hanya data tinggi badan pria yang tersedia untuk perbandingan, yang pada masa lalu dicatat dari mereka yang ikut dalam pendaftaran militer. 



Taraf kesehatan, bukan ras

Temuan ini menguatkan kesimpulan bahwa taraf ekonomi dan kesehatan adalah penentu tinggi badan, bukan ras. Dalam laporan UNICEF tahun 2003, terlihat bahwa ras yang sama bisa memiliki perbedaan tinggi badan yang mencolok apabila taraf ekonomi dan kesehatannya berbeda. Laporan UNICEF itu menyebutkan bahwa orang Korea Utara yang dibesarkan pada tahun 1990-an –ketika kelaparan banyak melanda negara itu– memiliki tinggi badan 12 cm lebih pendek daripada orang muda Korea Selatan yang makmur. Perbedaan tinggi badan tidak terlihat pada warga kedua negara yang berumur di atas 40 tahun. 



Peningkatan taraf kesehatan, sebagaimana tercermin pada penurunan angka kematian bayi, adalah faktor tunggal terpenting dalam mendorong peningkatan tinggi badan. Hubungan antara kematian bayi dan tinggi badan telah ditunjukkan oleh sejumlah penelitian. Angka kematian bayi di Eropa turun dari rata-rata dari 178 per seribu di tahun 1871-1875 menjadi 120 per seribu di tahun 1911-1915, kemudian turun lagi menjadi 41 di 1951-1955 dan 14 di tahun 1976-1980. Di samping penurunan besar dalam angka kematian bayi, kenaikan pesat dalam tinggi rata-rata pria Eropa berkaitan dengan penurunan tajam angka kelahiran dan ukuran keluarga. Faktor-faktor lainnya adalah peningkatan pendapatan per kapita, sanitasi perumahan dan lingkungan, pendidikan umum tentang kesehatan dan gizi (yang menyebabkan perbaikan perawatan anak-anak dan remaja di dalam rumah), dan sistem layanan sosial dan kesehatan.